Postingan

Badai Pasti berlalu

Hidup ini selalu ada saat sulit dan saat mudah. Kadang, ada kondisi yang menyempitkan dada. Kadang ada pula peristiwa yang melambungkan dirimu. Baca baik-baik dan tanamkan dalam hatimu bahwa “semua ini akan berlalu”. “Karena, sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan,”(Al-Insyirah : 5). “Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan”(QS. Al-Insyirah : 6).   Setiap kesulitan selalu datang bersama kemudahan. Setiap masalah selalu memiliki jalan keluar. Inilah   keseimbangan karunia dari Alloh.   Kita tidak selalu dihindarkan dari masalah, tidak pula selalu dijauhkan dari persoalan.  Hal tersebut dikarenakan supaya kita dapat belajar untuk bersabar dan bersyukur,  berpengalaman menghadapi masalah, dan memiliki ketangguhan untuk menyelesaikannya. Jangan lelah berharap “Apa yang ada pada diri kita sebenarnya sudah harapan kita”(Buya Hamka) Kadang, Alloh menyembunyikan mentari, dan kita gelisah tiada henti. Lalu, Alloh me...

Hasbunallah wani’mal wakil

“Hasbunallah wani’mal wakil”. Cukuplah Alloh menjadi penolong kami dan Alloh adalah sebaik-baik pelindung. Teman, mari kita renungkan baris-baris tulisan berikut: Bahwa ada yang selalu memperhatikan keadaan kita, dialah Alloh. Bahwa ada yang selalu menerima cinta kita bagaimanapun keadaan kita, dialah Alloh. Bahwa ada yang selalu bahagia menyambut tobat kita, dialah Alloh. Bahwa ada yang selalu menginginkan yang terbaik untuk kita, dialah Alloh. Bahwa ada yang selalu merawat kita, baik ketika kita sadar atau tidak, dialah Alloh. Bahwa ada yang selalu ingin kita bahagia, dialah Alloh. Mari terus berharap. Bahkan meski harus dengan cucuran air mata, jangan berhenti berharap. Jika bukan karena luasnya harapan, alangkah sempit hidup kita. Ya Alloh, hanya kepada-Mu aku berharap Aku serahkan urusan ini kepada-Mu Jangan biarkan aku menanggungnya sendiri, walau sekejap mata Aku lemah. Tak akan mampu jika sendiri aku mengurusnya Jangan pula kau serahkan urusan i...

Lihat sisi terangnya

“Lihatlah bagaimana Alloh membagi-bagikan nikmatnya”(Buya Hamka). Menunggu itu memang “sesuatu”. Tapi, tidakkah kita ingat, betapa Alloh memberi kita banyak sekali anugerah ?   Alloh memberi kita keyakinan akan islam, orangtua dan keluarga yang menyayangi kita, nikmat ilmu, bisa sekolah bahkan kuliah sampai bisa berpikir matang, juga memberi nikmat pekerjaan, sehingga kita bisa mandiri dalam mencari nafkah sendiri. “Saat seseorang memberi segelas air lemon, anda hanya perlu menambahkan sesendok gula kedalamnya” (Syaikh ‘Aid Al-Qarni). Saat remaja, keluarga Imam Syafii sangat miskin, bahkan untuk membeli pena dan kertas saja tidak bisa. Terpaksa Imam Syafii menghafalkan semua pelajaran yang diajarkan oleh gurunya. Berawal dari kebiasaan menghafalnya, Alloh menganugerahkan kepadanya otak yang cerdas dan kemampuan hapalan yang luar biasa. Banyak hal di dunia ini yang kita tidak punya kemampuan untuk mengubahnya alias di luar kuasa kita. Yang bisa kita lakukan adalah...

Tebar Manfaat, Semai Kebaikan untuk Sesama

“Hiduplah sebagai seorang sahabat yang terbaik bagi segenap temanmu. Jadikanlah namamu sebagai perlambangan bantuan bagi orang-orang yang tertindas. Dan, jadikanlah dirimu sebagai pohon hijau yang rindang bagi istirahatnya orang-orang yang lelah dan kepanasan” (Sayyid Muhammad Wakil) Berusahalah menjadi yang terdepan dalam memberi manfaat, menebar kebaikan dan mengulurkan pertolongan. Orang-orang terbaik dimata Alloh dan Rasul Ø Mereka yang paling banyak bacaan dan ilmu Al-Qur’annya, paling bertakwa, dan paling suka ber-amar ma’ruf nahi munkar serta paling rajin menyambung silaturahmi (HR. Ahmad) Ø Mereka yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya (HR. Bukhari-Muslim) Ø Orang yang kebaikannya selalu diharapkan dan orang lain merasa aman dari keburukannya (HR. Tirmidzi dan Ahmad). Ø Yang terbaik akhlaknya (HR. Bukhari-Muslim). Ø Yang paling baik terhadap keluarganya (HR. Tirmidzi) Ø Yang memberi makanan atau yang memberi makan (HR. Ahmad) Ø Yang pali...