Postingan

Tips Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

1.   Integritas Diri Pahamilah bahwa semakin Anda memiliki integritas maka semua pihak akan segan dan hormat kepada anda. Maka mulai sekarang jadilah diri yang berintegritas (Jujur, tegas, disiplin) 2.   Semangat Berprestasi Berusahalah untuk selalu menjadi no 1 terbaik. Kalaupun tidak, 3 terbaik. Kalaupun tidak bisa, anda akan masuk kumpulan orangterbaik karena sudah berniat menjadi yang terbaik. Bergaullah dengan orang-orang yang memiliki semangat berprestasi tinggi agar tertular semangatnya 3.   Kreatifitas dan Inovasi Cobalah mengerjakan suatu rutinitas dengan cara yang berbeda dari biasanya Cobalah pergi ke kantor dengan rute atau kendaraan yang berbeda Cobalah berfikir sesuatu ide yang belum pernah terlintas dalam benak Cobalah sering-sering bertukar ide dan gagasan dengan orang lain yang lebih pintar 4.   Orientasi Pada Pelayanan Biasakanlah untuk tidak menunda pekerjaan Biasakanlah untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu Manfa...

Di Ujung Jalan Sebelum Percabangan

Jika melepaskan adalah jalan terbaik Jika merelakan adalah jalan terindah dan jika mengikhlaskan adalah keputusan terbijak maka saat ini aku lepaskan tanpa sebuah paksaan semua itu karena keyakinan atas sebuah alasan jika sudah waktunya, toh akan dipertemukan juga terbanglah, kepakkan sayapmu sejauh kau mampu jika sudah bosan menjelajah dan tak menemukan apa yang kau cari aku akan tetap berdiri dan menanti disini diujung jalan yang kau tinggalkan sebelum percabangan jalan yang kini kau tapaki :) ( Nida Asywaq, Sragen 14 September 2014 )

GEJOLAK TANYA DALAM HENING

Oleh: Nida Asywaq (nama pena) Perlahan segala tanya menyeruak Merasuki jiwa dengan penuh gejolak Sunyinya malam mulai menyapaku dalam gempita Ku coba berdiskusi dengannya Apa yang terjadi dengan hati ? jiwa membuka dialog sepi Hening yang menghantarkanku tuk menafsirkan kata Hei, jiwa yang kosong... kenapa engkau masih saja sendiri? Apa kau tak rasa resah gelisah dalam dadamu ? Aku tak pernah merasa sendiri dalam sepi ini DIA, sang pemilik hidup masih setia menemani Selalu ada dimana titik kesunyian itu tengah diujung kegelisahan Menanti hati berbincang kepada-Nya dalam do’a Tak kan kubiarkan sepi ini merantai hari-hariku Meracuni setiap refleksi keheningan jiwa Tak kan kuratapi lagi kesendirianku Keyakinanku pada-Nya membuatku tenang                                   ...

Bingkisan Kamuflase Cinta

Oleh: Nida Asywaq (nama pena) Hati yang tergadaikan Hanya mencipta sebuah kepalsuan Noda-noda bias rasa itu seakan tersamar Mulai menutup katup hati yang tengah terpikat Perang batin yang menjelma masih terasa Menjadikan benci itu kembali menyeruak Jiwa mencoba menelisik Menautkan rasa yang termiliki Namun, Dalam diam itu kutemui dusta yang tersimpan rapi Saat rasa hanyalah sebuah kamuflase belaka Seakan terkemas sempurna dalam bingkai permainan Saat kepalsuan mulai merekah dalam hening Pernahkah engkau merasai, ada jiwa yang meratap pilu Terasa hampa karna hati tak lagi bersua Kesemuan silih berganti Mempermainkan sang pemilik hati Mencoba menelaah lebih dalam sebuah asa Namun yang kutemui tetaplah kamuflase cinta tak bertepi (Surakarta, 29 April 2014)   Salah satu naskah puisi terpilih dalam event "kamuflase" yang diselenggarakan dan diterbitkan oleh Pena House