Postingan

Ayah :)

Ayah adalah laki-laki terhebat yang pernah aku temui selalu nampak tegar dihadapanku, sekalipun masalah silih berganti menyapa hari-harinya Ayah, hingga kini aku belum menemukan laki-laki yang melebihi ayah itu kenapa aku masih mengunci hatiku rapat-rapat Ayah, banyak sekali ujian datang menyapa tapi tak pernah aku melihat air matamu menetes Ayah, kenapa aku tak bisa sepertimu ? tegar dihadapan semua orang meski hatimu mungkin cukup lelah Ayah, kasihmu kepadaku sungguh tak bisa aku bayangkan kapan aku bisa membalas semua itu Bekerja keras tak kenal lelah, membanting tulang hingga terkadang lupa merawat diri Ayah, ingin sekali aku meringankan bebanmu, namun aku tak kuasa... aku tak sekuat engkau Ayah, ingin aku berada didekatmu dan mendengarkan keluh kesahmu, namun aku hanyalah seorang anak yang mempunyai banyak keterbatasan... Aku adalah seorang yang sangat perasa, sangat sensitif tapi aku tak punya cukup banyak kepekaan Ayah, maafkan aku, hingga kini aku belum bisa men...

Untuk si O's

Boleh jadi kita telah kehilangan sesuatu, jauh2 hari sebelum sesuatu itu benar2 pergi, menghilang dari kehidupan kita. Dan boleh jadi, kitalah yang menyebabkan hilangnya sesuatu itu, karena tidak peduli, tidak merasa penting. *Tere Liye Terimakasih untuk kalian para darah O, kalian yang selalu mendinginkan aku. Kalian yang terus mencoba dan tak henti untuk tetap memperhatikan aku, meski aku selalu bersikap cuek. Untuk kakakku tercinta terimakasih selalu ada disaat aku terpuruk, selalu menegakkan aku disaat aku mulai rapuh. Terimakasih untuk semua nasehat-nasehatnya. Aku belajar banyak dari sosok dirimu, yang selalu apa adanya, selalu enjoy menjalani hidup. Bukan teori yang kamu ajarkan untuk aku, tapi tindakan, sikap, cara menyikapi masalah, bagaimana menempatkan diri, ya semua aplikasi yang patut untuk dicontoh dan diteladani. O yang kedua, sosok yang selalu sok kuat tapi sebenarnya juga butuh sandaran untuk menguatkan dirinya. O yang ini luar biasa kepekaannya,...

inspirasi 21:12

Lama tak mengores tinta, membuat jari jemari menjadi kaku merindu dalam dekapan bisunya kata entah, serasa ada banyak gumpalan yang menjadi beku butuh sulutan kehangatan tuk cairkan bekunya rasa masih ada harapan untuk kembali bersua memeluk dan mendekap sejuta asa cita yang melekat dalam jiwa meyakini apa yang akan terjadi adalah yang terbaik tantangan itu ada untuk dihadapi bukan tuk dihindari, diabaikan ataupun diacuhkan terkadang tuntutan adalah jalan terbaik agar tetap berusaha mencapainya boleh jadi kita akan menangis ketika banyak tekanan datang menghadang namun lihatlah simpul senyum itu akan hadir saat kamu bisa melaluinya dengan baik karena kamu punya potensi itu kenapa amanah selalu menghampirimu tiada henti Allah percaya kepadamu :) dimanapun, terus dan selalu menjadilah seperti lebah dimanapun selalu menebar kebermanfaatan dan jangan seperti gulma, yang kehadirannya tidak diharapkan jangan menjadi hama, yang keberadaanya hanya merusak dan jangan seperti patoge...

Nida Asywaq (Aku dan Kamu)

Nida Asywaq berasal dari bahasa arab, dimana Nida berarti seruan, dan Asywaq berarti kerinduan NIda merupakan kepanjangan dari nama dua sahabat yang telah bersahabat selama 19 tahun persahabatan mereka terpisahkan oleh takdir Allah.... maut lah yang memisahkan keduanya dalam dua dimensi dunia dunia nyata dan dunia fana seruan kerinduan itu nyata adanya Love You because Allah SWT.... semoga kelak kita dipertemukan di Surga-Nya :) Aamiin :)
aku hanya ingin menulis menulis melumerkan tinta yang tengah mengering memaki tanpa menyakiti kugores kertas usang seperti dia, mereka menggores luka dihati aku mendekam pada ruang kosong mengasingkan fikiran dan hati hanya ingin membaca situasi dan keadaan yang sedang terjadi mencoba menafsirkan setiap kejadian mungkin karna terlalu lelah menikam rasa yang kesal memendam semua kecewa menyembunyikan tangisan kesakitan

Surakarta, 22 Mei 2014

simpulan itu tak bisa bertaling saat tak ada alasan bersua sebuah penjelasan tak nampak seakan suara gemuruh tiba-tiba datang dan menikam perlahan pernahkah kau lemparkan sebuah tanya kau hanya mampu menarik simpulan sesaat tanpa melihat sisi lain yang melatarbelakangi jiwa ini serasa diterkam tiap saat dugaan itu muncul dan menyeruak yah, kini hati nurani tak bisa lagi membela diri karna telinga-telinga tengah dungu dan tak mau tau kini rasa hanya bisa terlampiaskan lewat tulisan tulisan yang mengutuk setiap jiwa yang meratap pilu melampiaskan semua kepedihan yang dirasa tulisan seakan menjadi media pembalasan akan semua perasaan yang tertahan tak bisa mengungkap karna kesempatan telah tertutup tanpa adanya sebuah kebijaksanaan lelah, hingga akhirnya menutup dan mengunci hati mencoba untuk menghapus segala memori tak ingin lagi, tak perlu tarik ulur yang akhirnya hanya memberi penyiksaan batin tak ada guna tetap bertahan jika yang terjadi hanyalah memenj...

Monolog Hati by Pena House

Gambar
Telah Terbit! Pembelian 10 buku gratis ongkir ke seluruh Indonesia. Monolog Hati Copyright © 2014 by Jay Wijayanti, Imam Apriansyah, Kans’ Zein Basry, Hastira Soekardi,dkk. vii + 110 hlm. ; 13 x 19 cm Editing Aksara : Lavira Az-Zahra. Setting dan Layout : Lavira Az-Zahra. Design : Lavira Az-Zahra dan Jay Wijayanti. ISBN : 978-602-70149-8-5. Cetakan Pertama, Mei 2014. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang Diterbitkan Oleh : Pena House Jalan KNPI Gg. Cendrawasih, Bangkle, Blora Jawa Tengah - 58200 Phone : 08995718264 Email : azzahra.house834@gmail.com Website : www.penahouseagency.blogsp ot.com Harga : Umum : 40.000 Penulis : 35.000 PEMESANAN : via sms atau whatsapp. MH_Nama_Alamat_Jumlah Buku. Kirim ke 08995718264. Sinopsis : Monolog hati, sebuah buku yang telah mengantarkan pembaca pada sebuah diskusi kehidupan. Namun, diskusi dengan diri sendiri, lewat sucinya hati. Dari ketegaran jiwa yang terus mengejar arti, bertaut harapan pasti, meski bel...